GLOBALISASI
Pengertian
globalisasi menurut definisi Achmad Suparman yang mengatakan
bahwa pengertian globalisasi adalah suatu proses yang menjadikan sesuatu benda
atau perilaku sebagai ciri dari setiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh
wilayah.
Pengertian
Globalisasi menurut definisi Anthony Giddens mengatakan bahwa globalisasi
adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan
antara kejadian yang terjadi dilokasi yang satu dengan yang lainnya serta
menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya.
Menurut
definisi Selo Soemardjan, Pengertian globalisasi adalah sebuah
proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di
seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama.
Pengertian
Globalisasi menurut Laurence E. Rothernberg adalah percepatan
dari intensifikasi interaksi dan integrasi antara orang-orang, perusahaan dan
pemerintah dari negara yang berbeda.
Pengertian
Globalisasi menurut definisi Emanuel Ritcher mengatakan bahwa pengertian
globalisasi adalah suatu jaringan kerja global yang mempersatukan masyarakat
secara bersamaan yang sebelumnya tersebar menjadi terisolasi kedalam saling
ketergantungan dan persatuan dunia.
Pengertian
Globalisasi menurut definisi Martin Albrow adalah seluruh proses
penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas
global.
Istilah
globalisasi berasal dari Bahasa Inggris, globalize yang pertama kali
didefinisikan oleh Robertson seorang sosiolog dari Universitas Aberdeen yakni
sebagai suatu proses pemadatan dunia dan pemerkayaan kesadaran dunia secara
menyeluruh. Selain itu, Martin Albrow dan Elizabeth King mendefinisikan
globalisasi sebagai suatu proses yang menyatukan penduduk dunia.
Sementara itu, menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), globalisasi ialah proses masuknya ke ruang
lingkup dunia. Begitu banyak tokoh atau ahli mendefinisikan pengertian
globalisasi. Intinya, globalisasi ialah seperti yang didefinisikan oleh Achmad
Suparman, yaitu suatu proses menjadikan sesuatu (terkait akan perilaku /
tradisi / budaya) sekelompok orang sebagai ciri dari setiap individu dari
berbagai negara manapun.
Masyarakat
indonesia tidak dapat menghindari kuatnya arus globalisasi. Masuknya
bangsa-bangsa asing sejak jaman penjajahan dahulu kala, santer membawa ideologi
baru ke negara ini. Seiring perkembangan jaman, globalisasi kian berkembang
menuju arah ke modernisasi. Dampak yang ditimbulkan oleh globalisasi
mempengaruhi sistem tatanan pemerintahan, ekonomic, sosial, pendidikan, bahkan
budaya di negara kita.
Adapun dampak
yang ditimbulkan oleh globalisasi ialah sebagai berikut:
A. Dampak Positif
1. Bidang Informasi
Perkembangan
teknologi yang kian mutakhir menyebabkan arus globalisasi semakin cepat
menyebar. Adanya internet dan didukungnya dengan perangkat yang kian mudah
didapat oleh masyarakat Indonesia, membuat semua kalangan dapat dengan mudah
mendapatkan informasi dari berbagai belahan dunia manapun.
2. Bidang Pendidikan Dan Teknologi
Tak sedikit
masyarakat indonesia yang menuntut pendidikan di luar negeri, begitu pula orang
asing yang datang untuk menuntut ilmu atau mengajar ke indonesia. Hal ini akan
mempengaruhi bidang ilmu pengetahuan (pendidikan) dan perkembangan teknologi di
negara kita. Selain itu, didukung dengan mudahnya perolehan informasi membuat
pembaharuan-pembaharuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain itu,
dengan teknologi yang semakin canggih, kini individu-individu yang
memiliki jarak yang jauh tetap dapat berkomunikasi dengan biaya yang murah.
Dengan demikian, meski berjauhan tetap dapat berkomunikasi satu sama lain. Efek
lain yang dirasakan dari meningkatnya teknologi ialah terciptanya alat-alat
elektronik (mesin) yang memudahkan manusia dalam menjalankan aktivitas yang
dilakukan, serta mempermudah manusia dalam melakukannya. Dengan demikian, akan
mengefesiensikan waktu yang diperlukan.
3. Bidang Ekonomi
Dampak
globalisasi lainnya ialah dalam bidang ekonomi. Masuknya investor-investor
asing ke negara kita membuat neraca perekonomian mengalami perubahan. Dengan
demikian, mempengaruhi kebijakan-kebijakan ekonomi di negeri ini agar dapat
bersaing dengan negara asing.
Dari sisi lain
dalam bidang ekonomi, dampak positif yang ditimbulkan dari globalisasi kepada
masyarakat ialah meningkatnya taraf hidup masyarakat. Sebagian masyarakat kini
dapat memanfaatkan penggunaan teknologi kini makin merata yang dapat digunakan
dalam bidang ekonomi (bisnis) yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Persaingan yang terjadi antar pebisnis pun makin sehat dengan keterbukaan
informasi yang semakin mudah didapatkan.
4. Bidang Kesehatan
Berkembangnya
teknologi juga mempengaruhi bidang pengobatan. Dengan didukung teknologi yang
makin mutakhir, mempermudah penyembuhan penyakit-penyakit tertentu.
B. Dampak Negatif
1. Bidang informasi
Mudahnya
perolehan informasi tak seutuhnya membawa dampak positif. Postingan-postingan
yang membawa ideologi tertentu atau yang menampakkan tindak asusila sangat
cepat beredar, sehingga pemerintah sendiri pun kesulitan dalam memfilter
postingan-postingan tersebut. Hal yang sangat dikhawatirkan ialah, postingan-postingan
tersebut dapat mempengaruhi sebagian masyarakat Indonesia, terutama anak-anak.
Dan ternyata tak sedikit tindakan menyimpang yang dilakukan oleh masyarakat tak
jauh dari tayangan-tayangan tak senonoh tersebut. Parahnya, sebagian besarnya
korban atau pelakunya dalam usia anak-anak atau remaja.
2. Bidang ekonomi
Kesenjangan
ekonomi yang terjadi di masyarakat terjadi karena pemerataan akses informasi
atau teknologi belum seluruhnya dirasakan oleh masyarakat indonesia. Hadirnya
pasar-pasar asing di negeri ini yang menawarkan produk-produk kebutuhan dengan
teknologi canggih, membuat masyarakat takjub dan tertarik. Sementara itu,
mahalnya biaya untuk memperoleh kebutuhan dan pendidikan membuat sebagian besar
masyarakat masih menempuh cara-cara lama dalam bidang ekonomi. Oleh karena itu,
produksi lokal menjadi turun atau kalah saing.
3. Bidang sosial
Sementara
dampak buruk pada bidang sosial ialah hilangya norma-norma sosial yang berlaku
di masyarakat. Kesenjangan antar individu makin meningkat. Masyarakat cenderung
menjadi individualisme menjadi masyarakat yang anti sosial.
4. Bidang kebudayaan
Masuknya
ideologi-ideologi negara asing ke negara kita mempengaruhi sedikit banyak dari
kebudayaan kita. Dapat kita amati pada generasi muda yang mencintai budaya
orang asing (hollywood, bollywood, k-pop, dan lain-lain) sehingga meninggalkan
kebudayaan asli Indonesia. Hal ini akan membuat kebudayaan kita terancam punah.
Jika kita tidak membentengi diri maka kita akan tenggelam dalam hal ini, maka
kita tidak memiliki jati diri. Budaya adalah karakteristik suatu bangsa, bangsa
yang besar ialah bangsa yang mencintai budayanya. Sebagai warga negara
Indonesia, kita patut bersyukur karena negara kita akan budaya dan sumber daya.
Banyak negara asing yang ingin menguasai dan mencurinya dari negara kita.
Dengan demikian, mengetahui budaya adalah salah satu wujud cinta tanah
air.
Faktor-faktor
Pendorong Globalisasi
1. Kemajuan Dalam Bidang Pengetahun dan Teknologi.
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
merupakan salah satu faktor yang mendorong terjadinya globalisasi. Kita tahu
bahwasannya dalam beberapa dekade belakangan ini terjadi perkembangan pesat
dalam hal berkomunikasi sehingga seseorang akan dengan mudahnya berkomunikasi
atau berhubungan dengan orang lain walaupun jaraknya cukup jauh.
2. Kemajuan Dalam Bidang Transportasi.
Kemudian juga ada perkembangan dalam sistem transportasi dunia ini yang membuat
globalisasi semakin terasa. Dahulu dari satu tempat ke tempat yang lain
membutuhkan waktu yang lama dalam perjalanan karena hanya dengan kendaraan
berupa hewan tunggangan seperti kuda, onta, keledai, dan lainnya. Namun saat
ini ada kendaraan yang cepat seperti pesawat terbang dan kereta api super
cepat.
3. Sistem Perekonomian Negara-negara yang Terbuka.
Tentunya kita semua sudah tahu bahwa sistem ekonomi yang dianut negara-negara
saat ini mayoritas adalah sistem ekonomi terbuka sehingga negara yang satu
mengadakan kerjasama dengan negara yang lain dalam berbagai bidang misalnya
saja ekonomi. Kerjasama seperti ekspor-impor dan perdagangan bebas merupakan
salah satu dari sekian banyak hal yang bisa mendorong globalisasi.
4. Hadirnya Perdagangan Bebas
Senada dengan penjelasan diatas, hadirnya perdagangan bebas merupakan hal-hal
yang bisa menguatkan terjadinya globalisasi didunia ini. Tentunya fenomena ini
bisa terjadi karena mayoritas negara-negara yang ada saat ini menerapkan sistem
ekonomi yan terbuka dimana setiap negara bisa bekerjasama dengan negara
lainnya. Dan tentunya Indonesia pun melakuan hal ini dengan negara lainnya.
5. Sistem Keuangan Internasional yang Liberal
Kamu harus tahu bahwa salah satu dari sekian banyak faktor yang bisa mendorong
terjadinya globalisasi didunia ini adalah liberalisasi sistem keuangan global.
Hampir setiap negara bahkan mungkin setiap negara memiliki ketergantungan
dengan sistem keuangan global yang ada. Salah satunya Indonesia yang
membutuhkan dana atau modal investasi dari lembaga keuangan dunia atau negara
lain.
6. Kemudahaan Dalam Migrasi
Saat ini semakin banyak orang yang bermigrasi atau berpindah dari satu negara
ke negara lain dengan berbagai macam tujuan misalnya saja untuk bekerja,
menuntut ilmu, wisata, dan berbagai macam keperluan lainnya. Hal ini yang
membuat orang-orang yang ada dalam suatu daerah sudah terbiasa dengan
orang-orang pendatang yang datang dari daerah lainnya misalnya Bali dengan
turis-turis internasionalnya.
7. Kerjasama atau Hubungan Antar Negara
Satu lagi faktor yang tidak kalah pentingnya yang
membuat terciptanya globalisasi adalah kerjasama atau hubungan antara negara
yang satu dengan negara lainnya. Misalnya saja Indonesia yang bekerjasama
dengan negara-negara lain baik itu hubungan bilateral, multilateral, maupun internasional.
Tentunya globalisasi semakinmemudahkan suatu negara bekerjasama dengan negara
lain
SIKAP POSITIF TERHADAP GLOBALISASI
Dari dampak-dampak tersebut apa yang
harus dilakukan bangsa indonesia sendiri khususnya bagi setiap orang untuk
mempertahankan diri kita dari arus globalisasi, agar sikap dan norma-norma
sosial dan budaya kita tidak hilang atau lenyap.
Ada beberapa hal yang harus kita
ketahui yaitu :
1.
Menyaring
dulu segala ajaran atau kebudayaan luar negeri
yang masuk ke negara kita dengan ideologi bangsa kita yaitu pancasila
dan ilmu agama
2.
Mempelajari
terlebih dahulu segala materi sosial dan budaya yang masuk kenegara kita.
3.
Meningkatkan
rasa cinta dan bangga pada kebudayaan dan produksi dalam negeri
4.
Mengambil
hal positifnya saja dari kebudayaan barat negatifnya tinggalkan
5.
Tidak
terjebak atau mengikuti mode atau trend budaya barat yang serba bebas yang
dapat menghilangkan identitas kebudayaan bangsa kita
6.
Mempromosikan
dan mengkreasikan kebudayaan dan kekayaan alam indonesia yang tidak kalah
dengan ada diluar negeri
7.
Kita harus
belajar melihat dunia dari perspektif yang berbeda sesuai dengan kepentingan
dan nilai masing-masing tanpa melunturkan identitas budaya bangsa kita
8.
Meniru dan
empelajari pola pikir baik seperti etos kerja yang tinggi, disiplin serta
mental kerja dan pelayanan yang baik serta kemampuan menguasai IPTEK dan bangsa
lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa kita, Bangsa Indonesia.
Untuk mewujudkan semua itu harus
dimulai dari kesadaran masing-masing individu serta dukungan pemerintah yang
berdaulat untuk memajukan bangsa indonesia.
Demikian,
uraian ringkas mengenai dampak yang ditimbulkan oleh globalisasi layaknya
sebuah koin yang memiliki dua sisi yang senantiasa bertolak belakang, begitu
juga dengan globalisasi. Proses globalisasi kian berlangsung, dan kita tak
mungkin dapat menghindar dari hal tersebut. Apalagi di tahun 2016 kita akan
menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), siap tidak siap kita akan menghadapi
persaingan yang lebih bebas di masyarakat global. Sekian, terima kasih.
DAFTAR
PUSTAKA
Tim CV Harapan Baru.2016. Modul
Sportif LKS Semester 2, Unruk SMP Kelas IX . Solo: CV. Harapan Baru
Sumber google :